Berbagai hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar timbulnya kanker disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat seperti kebiasaan makan yang tidak seimbang, kebiasaan merokok dan minum alkohol. Cara yang paling efektif untuk mencegah serangan kanker adalah dengan meninggalkan kebiasaan tak sehat dan menggantinya dengan kebiasaan yang lebih sehat.
Berikut kebiasaan sehat yang bisa anda terapkan untuk mencegah serangan kanker
- Hentikan Kebiasaan Merokok
- Turunkan Berat Badan Anda
- Aktif Bergerak
- Konsumsi Makanan Sehat
- Jauhi Minuman Keras
- Hindari Stress
- Lakukan Pemeriksaan Medis
- Ketahui Riwayat Medis Keluarga Anda
Merokok bisa menyebabkan kanker paru-paru. Di Amerika, kanker paru-paru merupakan penyakit paling mematikan di antara penyakit kanker yang lain. Kanker paru-paru menyebabkan hilangnya 3.000 nyawa per hari di dunia, dan 90 % dari jumlah ini diakibatkan kebiasaan merokok.
Selain tidak baik untuk kesehatan jantung, kelebihan berat badan atau obesitas juga dapat memicu timbulnya penyakit kanker seperti, kanker payudara, kanker pankreas dan kanker ginjal. Jika kelebihan berat badan, usahakan sebaik mungkin untuk menguranginya dengan pola makan sehat dan olahraga teratur.
Segala macam aktivitas fisik yang membuat tubuh Anda aktif bergerak dapat mengurangi risiko kanker. Olahraga teratur adalah salah satu cara efektif mencegah serangan kanker. Dengan berolahraga secara teratur, Anda dapat menurunkan risiko kanker 30-50%.
Banyak sekali manfaat yang bisa dapatkan dengan menjaga pola makan tetap sehat, selain dapat menurunkan berat badan, makanan sehat juga berguna untuk menurunkan risiko kanker, contohnya adalah buah-buahan seperti tomat, semangka dan buah lain yang mengandung lycopene, yang efektif untuk menurunkan risiko kanker prostat.
Jika ingin terbebas dari kanker, hentikan segera kebiasaan minum minuman keras. Alhokol yang terdapat pada minuman keras dapat meningkatkan risiko kanker seperti, kanker mulut, tenggorokan, dan esophagus. Risiko akan meningkat 2 kali lebih besar jika Anda gabungkan konsumsi alkohol dengan kebiasaan merokok.
Stress memang tidak memiliki keterkaitan secara langsung dengan risiko kanker. Tapi, saat stress, ada kecenderungan untuk melakukan kebiasaan yang tidak sehat seperti merokok, minum minuman keras, makan berlebihan dan sebagainya. Kebiasaan inilah yang dapat meningkatkan risiko penyakit kanker.
Kamu bisa memeriksakan kondisi kepada dokter ahli untuk mengetahui apakah berisiko terkena penyakit kanker. Pemeriksaan medis biasanya dilakukan dengan menggunakan metode seperti, pap smear atau colonoscopy. Metode ini dapat membantu mendeteksi perubahan pre kanker yang jika tidak diobati, dapat berkembang menjadi kanker serviks atau kanker usus besar.
Dengan mengetahui riwayat medis keluarga, dapat mengetahui apakah berisiko penyakit kanker atau tidak. Para ahli mengatakan bahwa, dengan mengetahui riwayat medis keluarga, akan lebih mudah mendeteksi dan mengatasi risiko kanker lebih dini, sehingga dapat terhindar dari serangan kanker yang mematikan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar